Kerangka khotbah tentang panggilan orang percaya untuk memberi rasa dan terang di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan kerja dan perumahan.
Pendahuluan
Tuhan Yesus tidak berkata "kamu harus menjadi garam", melainkan "kamu adalah garam dunia". Ini bukan sekadar perintah, tetapi pernyataan tentang identitas orang percaya.
I. Garam: memberi rasa dan mencegah kebusukan
Pada zaman Yesus, garam dipakai untuk memberi rasa dan mengawetkan makanan. Kehadiran orang percaya seharusnya membuat lingkungan menjadi lebih baik, lebih jujur, dan lebih penuh kasih.
- Di tempat kerja: integritas dalam hal yang kecil.
- Di lingkungan perumahan: kepedulian kepada tetangga.
II. Garam yang tawar
Garam yang kehilangan asinnya tidak berguna. Iman yang tidak tampak dalam perbuatan kehilangan daya kesaksiannya.
III. Terang yang tidak disembunyikan
Terang tidak diletakkan di bawah gantang. Kesaksian hidup kita bukan untuk memuliakan diri sendiri, tetapi supaya orang memuliakan Bapa di surga (ayat 16).
Penutup dan aplikasi
Di mana Tuhan menempatkan Anda minggu ini untuk menjadi garam dan terang?
Ajak jemaat memikirkan satu tempat konkret, misalnya kantor, sekolah, atau grup WhatsApp keluarga, tempat mereka dapat menghadirkan rasa dan terang Kristus.
